Minggu, 29 Maret 2020

Supervisory Control And Data Acquisition ( SCADA )


  • Pengertian

Pengertian SCADA sendiri adalah suatu arsitektur dalam sistem kendali yang berbasis komputer, network data communication, dan Graphical user interface (GUI) untuk pengontrolan maupun pengawasan suatu sistem. Untuk terhubung dengan mesin pada suatu indutri SCADA biasanya menggunakan interface  khusus agar dapat terhuung  dengan mesin, Interface yang digunakan dapat berupa Programmable logic controller (PLC) atau PID Controller.

Istilah SCADA, DCS (Distributed Control System), FCS dan PLC (Programmable Logic Control) saat ini sudah menjadi agak kabur karena aplikasi yang saling tumpang tindih. Walaupun demikian kita masih bisa membedakan dari arsitektur-nya yang serupa tapi tak sama. Sesuai dengan rancang bangun awalnya, DCS lebih berfungsi baik untuk aplikasi kontrol proses, sedangkan SCADA lebih berfungsi baik untuk aplikasi seperti istilah diterangkan diatas


  • Fungsi
Sistem pada SCADA memilki empat fungsi penting dalam bekerja, yaitu:
  1. Pengontrolan suatu sistem
  2. Berkomunikasi antar sistem dalam jaringan data
  3. Akuisi  data
  4. Penyajian data
Fungsi SCADA tersebut sudah didukung / di support melalui komponen komponen SCADA berikut ini.
  1. Sensor (baik yang masih berupa sensor analog maupun yang sudah sensor digital) dan relai kontrol yang berhubungan langsung bengan bermacam macam aktuator pada sistem yang dicontrol oleh SCADA tersebut.
  2. RTU (Remote Telementry Units). RTU ini merupakan sebuah unit kompiter mini (kecil), maksudnya RTU adalah sebuah unit yang dilengkapi dengan sistem standalone (sistem mandiri) seperti halnya sebuah komputer, namun RTU dengan ukuran kecil. RTU memiliki fungsi sebagai pengumpulan data lokal yang didapatkannya dari sensor – sensor dan RTU akan langsung mengirimkan perintah tersebut ke perlatan di lapangan.
  3. MTU (Master Terminal Unit / Unit Master SCADA). MTU ini merupakan komputer yang digunakan sebagai pengolahan pusat / center dari seluruh sistem SCADA. MTU ini menyediakan fasilitas HMI (Human Machine Interface) untuk para pengguna dan akan secara otomatis mengatur sistem sesuai dengan data masukan – masukan oleh sensor yang diterima.
  4. Jaringan komunikasi. Jaringan komunikasi merupakan media / perantara yang menghubungkan Master Terminal Unit dengan RTU – RTU yang ada dilapangan.
  • Manfaat
  1. SCADA dapat sangat bermanfaat untuk efisiensi waktu dalam bekerja.
  2. SCADA dapat mengurangi kesalahan dalam pekerjaan dengan sistem yang telah terprogram.
  3. SCADA mampu mempercepat suatu proses pekerjaan dengan pengontrolan dari jarak jauh.
  4. SCADA bermanfaat untuk menghasilkan produk dengan cepat tapi tetap terkendali.
  5. Keuntungan bagi industri akan lebih besar dengan berkurangnya pekerja manusia yang digantikan SCADA. Mungkin ini adalah hal yang dilema tapi tidak bagi pemilik industri.
  • Pengaplikasian
  1. Transportasi, SCADA dapat digunakan untuk memantau lampu lalu lintas agar dapat mengurangi kemacetan.
  2. Listrik, SCADA digunakan untuk memantau arus dan tegangan sebagai pengawasan bila terjadi konsleting atau arus pendek.
  3. Gedung, SCADA digunakan untuk pengontrol penerangan, sistem pendingin, dan juga CCTV untuk keamanan.
  4. Distribusi Air, SCADA digunakan untuk mengontrol dan mengatur kecepatan air atau tekanan pada pipa air.

  • Sumber
  1. https://testindo.com/article/224/bagaimana-cara-sistem-scada-bekerja
  2. http://froye.blogspot.com/2018/06/pengertian-scada-dan-fungsi-sistem-scada.html
  3. http://juliansyah06.blogspot.com/2009/05/pengertian-sistem-scada.html
  4. http://teguhpati.blogspot.com/2012/11/pengertian-scada-supervisory-control.html